Kapan Lailatul Qadar Terjadi? Ini Penjelasan Ulama dan Hadis Shahih
Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa bagi umat Islam. Malam ini disebut dalam Al-Qur’an sebagai "malam yang lebih baik dari seribu bulan" (QS. Al-Qadr: 3). Namun, banyak yang masih bertanya-tanya, kapan sebenarnya Lailatul Qadar terjadi? Dalam artikel ini, kita akan mengulas penjelasan dari para ulama serta hadis-hadis shahih yang berkaitan dengan waktu terjadinya malam Lailatul Qadar.
Makna dan Keutamaan Lailatul Qadar
Lailatul Qadar merupakan malam diturunkannya Al-Qur'an. Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadar)." (QS. Al-Qadr: 1)
Malam ini penuh dengan rahmat dan ampunan Allah. Barang siapa yang beribadah pada malam tersebut dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni (HR. Bukhari dan Muslim).
Kapan Lailatul Qadar Terjadi Menurut Hadis Shahih?
Berdasarkan berbagai riwayat hadis shahih, Lailatul Qadar biasanya terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil.
1. Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim
Rasulullah SAW bersabda:
"Carilah Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, pada malam-malam ganjil." (HR. Bukhari no. 2017, HR. Muslim no. 1167)
2. Hadis Riwayat Aisyah radhiyallahu 'anha
Aisyah berkata:
"Rasulullah SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan beliau bersabda, ‘Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.’” (HR. Bukhari)
Malam-malam ganjil yang dimaksud adalah malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.
Pendapat Para Ulama Tentang Waktu Lailatul Qadar
Sebagian besar ulama sepakat bahwa Lailatul Qadar jatuh di sepuluh malam terakhir Ramadan, namun ada yang meyakini lebih khusus lagi.
Pendapat Mayoritas Ulama: Lailatul Qadar terjadi secara bergantian pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Pendapat Imam Syafi’i: Lailatul Qadar lebih besar kemungkinan terjadi pada malam ke-27 Ramadan.
Imam Nawawi menjelaskan bahwa Lailatul Qadar bisa berpindah-pindah setiap tahunnya, tidak selalu pada malam yang sama.
Tanda-Tanda Lailatul Qadar
Beberapa tanda-tanda Lailatul Qadar yang disebutkan dalam hadis:
1. Malam yang terasa tenang, tidak terlalu panas atau dingin.
2. Matahari terbit keesokan harinya tanpa sinar yang menyilaukan.
3. Hati terasa lebih tentram dan nyaman saat beribadah.
Namun, penting diingat bahwa tanda-tanda ini bukan untuk dipastikan secara mutlak, melainkan untuk semakin memotivasi kita memperbanyak ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan.
Kesimpulan
Lailatul Qadar adalah malam yang sangat spesial yang waktunya dirahasiakan agar umat Islam terus bersemangat beribadah di malam-malam terakhir Ramadan. Dengan memperbanyak shalat, tilawah, dzikir, dan doa, kita berharap mendapatkan malam penuh berkah ini.
Sudah siap meraih kemuliaan Lailatul Qadar tahun ini? Jangan sia-siakan sepuluh malam terakhir Ramadan!